Selamat Datang di Blog Pribadi Abdurahman "Semoga Bermanfaat"

Gambar Slide

Sabtu, 28 April 2012

Beasiswa Mesir Sudan 2012-2013


SELEKSI BEASISWA DAN NON BEASISWA PROGRAM S1
UNIV. AFRIKA INTERNASIONAL SUDAN DAN UNIV. AL-AZHAR MESIR
TAHUN AKADEMIK 2012-2013
A. Latar Belakang
Sebagai tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah Sudan, UniversitasAfrika Internasional Khartoum akan memberikan beasiswa kepada putera-puteri Indonesia untuk bidang studi pada Fak. Syari’ah, Fak. Tarbiyah dan Adab, Fak. Ekonomi, Dipl. Tarbiyah, Fakultas Teknik dan Fak. Kedokteran.

Untuk mengantisipasi meningkatnya minat calon mahasiswa Indonesia ke Mesir yang tidak dibarengi dengan kualitas memadai, Kementerian Agama akan melakukan penyeleksian dengan menguji kemampuan akademik, hafalan/bacaan Al-Qur’an dan bahasa Arab, baik untuk program beasiswa maupun non beasiswa sesuai dengan ketentuan yang diberlakukan oleh Universitas Al-Azhar Mesir.
B. Tujuan
Menyaring para lulusan Madrasah Aliyah/sederajat yang potensial dan mempunyai bakat dan minat yang kuat dalam pengembangan keilmuan dan penguasaan bahasa Arab untuk mengikuti studi lanjut di negara-negara Arab atau Timur Tengah.
Mempersiapkan generasi terbaik dalam bidang ilmu ke-Islaman dan bahasa Arab dalam rangka melahirkan calon ilmuwan yang mumpuni dan memilih kapasitas keilmuan memadai.
C. Persyaratan dan Ketentuan Mengikuti Seleksi
Warga Negara RI yang beragama Islam.
Mengisi formulir pendaftaran online melalui website : www.ditpertais.net
Pas photo berwarna ukuran 3×4 sebanyak 2 lembar
Melampirkan foto copy ijazah madrasah aliyah/pondok pesantren/sederajat yang telah dilegalisir Kementerian Agama setempat dengan ketentuan sebagai berikut:
Usia ijazah tidak lebih dari 2 (dua) tahun.
Bagi yang belum memiliki ijazah (STTB), harus melampirkan surat keterangan lulus dari sekolah.
Bagi pendaftar beasiswa ke Sudan harus menyerahkan ijazah dan akte kelahiran yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Arab.
Semua persyaratan diserahkan dalam 2 rangkap.
Pendaftar diperbolehkan mendaftar ke Sudan maupun Mesir.
Semua persyaratan di atas diserahkan sehari sebelum seleksi ke lokasi ujian yang dipilih.
D. Waktu Pendaftaran dan Tempat Pelaksanaan Ujian
1. Sudan
Pendaftaran online melalui website : www.ditpertais.net, tanggal 17 April 2012 s.d. 4 Mei2012
Waktu Pelaksanaan seleksi Sabtu, 12 Mei 2012 diatur sebagai berikut:
Tulis: 09.00 – 11.00 WIB | 10.00 – 12.00 WITA
Lisan: 12.00 WIB – selesai | 13.00 WITA – selesai
Lokasi Ujian
Kementerian Agama RI Jakarta (Jl. Lapangan Banteng Barat No.3-4 Jakarta)
UIN Sulthan Syarif Kasim Riau Pekanbaru (Jl. H.R.Soebrantas No.155 KM 18 Simpang Baru Panam,Pekanbaru)
IAIN Sunan Ampel Surabaya (Jl. Jend. A. Yani No.117 Tromol Surabaya)
UIN Ala’uddin Makassar (Jl. Sultan Alauddin No. 36, Samata Gowa Sulsel)
2. Mesir
Pendaftaran online melalui website : www.ditpertais.net, tanggal 30 April 2012 s.d. 23 Mei 2012
Waktu Pelaksanaan seleksi Kamis, 31 Mei 2012 diatur sebagai berikut :
Tulis: 09.00 – 11.00 WIB | 10.00 – 12.00 WITA
Lisan: 12.00 WIB – selesai | 13.00 WITA – selesai
Lokasi Ujian
Kementerian Agama RI Jakarta (Jl. Lapangan Banteng Barat No.3-4 Jakarta)
IAIN Sumatera Utara Medan (Jl. Willieem Iskandar Pasar V Medan Estate Medan)
Kantor Wilayah Kementerian Agama Jambi (Jl. Jend. A. Yani No. 13 Telanaipura Jambi)
IAIN Sunan Ampel Surabaya (Jl. Jend. A. Yani No.117 Tromol Surabaya)
UIN Ala’uddin Makassar (Jl. Sultan Alauddin No. 36, Samata Gowa Sulsel)
IAIN Antasari Banjarmasin (Jl. A. Yani Km.4,5 Banjarmasin)
E. Materi Ujian
Ujian Tulis (menggunakan bahasa Arab) meliputi : bahasa Arab (memahami teks, tata bahasa dan insya’) dan Pengetahuan Agama Islam.
Ujian Lisan (menggunakan bahasa Arab) meliputi : bahasa Arab (percakapan, terjemah dan pemahaman teks) dan hafalan/bacaan Al-Qur’an minimal 2 juz;
Bagi pendaftar yang memilih bidang studi umum ke Sudan akan mengikuti materi ujian berbahasa Inggris.
F. Hasil Seleksi
Hasil seleksi beasiswa dan non beasiswa ke Mesir akan diumumkan oleh Kementerian Agama tanggal 7 Juni 2012 melalui website : www.ditpertais.net, sedangkan hasil seleksi untuk beasiswa ke Sudan diumumkan satu atau dua bulan setelah diadakannya seleksi karena kelulusannya ditentukan langsung oleh pihak Univ. Afrika Internasional Khartoum Sudan.
Peserta seleksi beasiswa dan non beasiswa ke Mesir yang dinyatakan lulus akan mengikuti seleksi tahap kedua di Jakarta. Pengujinya langsung dari Universitas Al-Azhar Mesir. Adapun waktu dan tempat ujian akan diumumkan lebih lanjut.
G. Tim Pelaksana Seleksi
Tim pelaksana Pusat dibentuk dan ditunjuk oleh Dirjen Pendidikan Islam.
Tim pelaksana Daerah dibentuk dan ditunjuk oleh Rektor UIN/IAIN/Ketua STAIN bersangkutan.
Tim Penguji beasiswa ke Sudan ditunjuk langsung oleh Kedutaan Besar Sudan Jakarta.
Tim Penguji baik tulis maupun lisan non beasiswa ke Mesir ditunjuk oleh Dirjen Pendidikan Islam dan keputusan tim penguji tidak dapat diganggu gugat.
Tim Penguji tahap kedua ke Mesir ditunjuk langsung oleh Rektor Universitas Al-Azhar Mesir.
Aplikasi Online :
Sumber Info :
www.pendis.kemenag.go.id

Jumat, 27 April 2012

PELAJARAN TAUHID DARI SURAT AN-NAHL 36


 
بسم الله الرحمن الرحيم
Segala puji bagi Allah. Dzat yang Maha Pengasih lagi tiada memiliki sekutu. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, keluarga, sahabat dan pengikutnya yang setia hingga akhir zaman.
وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولاً أَنِ اعْبُدُواْ اللّهَ وَاجْتَنِبُواْ الطَّاغُوتَ فَمِنْهُم مَّنْ هَدَى اللّهُ وَمِنْهُم مَّنْ حَقَّتْ عَلَيْهِ الضَّلالَةُ فَسِيرُواْ فِي الأَرْضِ فَانظُرُواْ كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُكَذِّبِينَ  
Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Beribadahlah kepada Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”, maka di antara umat itu ada orang-orang yang diberi petunjuk oleh Allah dan ada pula di antaranya orang-orang yang telah pasti kesesatan baginya. Maka berjalanlah kamu dimuka bumi dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan (rasul-rasul).  (An- Nahl 36)
Makna Kata
  1. Rasul. Rasul adalah seorang lelaki yang menerima wahyu dari Allah berupa syariat dan diperintahkan untuk menyampaikan kepada kaumnya[1]
  2. Ibadah. Ibadah secara bahasa bermakna ketundukan, kepatuhan atau perendahan diri[2]. Adapun definisi yang lengkap dari ibadah adalah:  sebuah ungkapan bagi segala sesuatu yang Allah cintai dan ridhoi. Berupa ucapan atau perbuatan. Baik yang nampak maupun yang tersembunyi[3]
  3. Thaghut/ الطَّاغُوتَdiambil dari kata الطغيان yang artinya melampaui batas. Khalifah Umar Radhiallahu anhu mengatakan bahwa yang dimaksud thaghut adalah syaithan. Sahabat Jabir Radhiallahu anhu mendefinisikan thaghut dengan dukun yang menerima wahyu dari syaithan. Adapun imam malik mengatakan bahwa thaghut adalah segala sesuatu yang disembah selain Allah[4]. Hal senada juga diutarakan Syaikh Shafiyyurahman Al Mubarakfurri, namun beliau memberi sedikit tambahan. “dalam keadaan dia ridho disembah oleh makhluk”[5].
Makna Ringkas Ayat
                Pada ayat ini Allah ta’ala menjelaskan bahwa hujjah tauhid telah ditegakkan kepada seluruh umat manusia. Tidaklah satu kaum baik yang awal maupun yang akhri melainkan telah diutus ketengah-tengah mereka seorang Rasul. Seluruh Rasul yang diutus tersebut bersepakat untuk mendakwahkan satu seruan dan agama yang sama. yaitu agama tauhid, agama yang menyerukan peribadatan kepada Allah semata yang tiada sekutu bagi-Nya.
                Selain itu Allah pun menjabarkan pembagian umat berdasarkan tanggapan mereka atas dakwah tauhid para Rasul. Ada kaum yang diberi hidayah oleh Allah sehingga menerima seruan tauhid dan mengikuti rasul dalam ilmu juga amal. Serta golongan yang lain yang tidak menjawab ajakan rasul dan mengikuti jalan kesesatan.
                Diakhir ayat Allah memerintahkan kepada kita untuk berjalan dimuka bumi baik dengan tubuh ataupun hati. Dengan tujuan untuk memperhatikan kesudahan bagi kaum yang mendustakan agama tauhid. Dimana akan nampak bagi kita azab-azab yang Allah timpakan kepada penentang dakwah Rasul. selain itu tidaklah akan kita temukan orang-orang yang berpaling dari tauhid melainkan akan binasa.[6]
Faidah Ayat[7]
  1. Tidak ada satupun umat yang Allah ciptakan di muka bumi. Melainkan telah Allah utus ke tengah-tengah mereka seorang Rasul.
  2. Tidak ada alasan bagi orang kafir dan muysrik untuk membenarkan kesyrikannya dihadapan Allah kelak dari sisi kebodohan mereka terhadap tauhid. Karena Allah telah mengirim kepada setiap umat seorang Rasul yang mengajak dan membimbing kepada tauhid.
  3. Dalam ayat ini disebutkan hikmah diutusnya para Rasul kepada segenap umat manusia adalah untuk menyerukan tauhid.
  4. Tauhid terdiri dari 2 rukun. Yaitu An Nafyu (peniadaan) dan Al Isbat (penetapan). Meniadakan segala sesembahan. Menetapkan bahwa Allah adalah satu-satunya Dzat yang berhak disembah. Sebagaimana yang tercantum pada ayat, Beribadahlah kepada Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu.
  5. Agama para Nabi dan Rasul adalah satu, yaitu agama tauhid meskipun syariat mereka berbeda. Hal ini berdasarkan ayat diatas yang menyebutkan bahwa para Rasul menyeru kepada umatnya masing-masing dengan ajakan yang sama.
  6. Para rasul tidak dapat memberi hidayah kepada orang lain. Yang mampu mereka lakukan adalah semata-mata menyampaikan ilmu. Adapun jika seruan mereka diterima hal itu dikarenakan hidayah dari Allah.
  7. Hendaknya para dai tidak mengandalkan ceramah atau tulisan dalam upaya mengajak manusia kepada tauhid. Jangan lupa untuk berdoa memohon kepada Allah agar objek dakwah diberikan hidayah untuk menerima kebenaran.
  8. Ayat ini menunjukkan batilnya orang yang beribadah atau berdoa kepada para Nabi dan Rasul. pertama karena dijelaskan bahwa para Rasul serupa dengan manusia lainnya. Sama-sama hamba Allah diperintah oleh Allah. Bukankah sebuah kedunguhan jika seorang manusia menyembah dzat yang serupa dengan keadaan dirinya.  Kedua, para Rasul adalah makhluk yang tak memiliki hidayah sehingga tidak berhak memberikan kepada manusia yang lain. Maka dapat disimpulkan betapa sesatnya orang yang meminta sesuatu kepada yang tidak memilikinya.
  9. Umat manusia terbagi kedalam 2 kelompok besar. Kelompok yang menerima ajakan Rasul untuk beribadah kepada Allah semata dan menjauhi penyembahan kepada selain Allah. Dan umat yang menolak dakwah tauhid. Baik tidak mau beribadah kepada Allah dan memalingkan ibadahkepada selain Ar Rahman. Ataupun dalam bentuk tetap beribadah kepada Allah namun enggan untuk meninggalkan sesembahan yang lain.
  10. Satu-satunya jalan keselamatan di dunia dan akhirat adalah tauhid.
  11. Kebinasaan akan selalu melekat pada kaum yang berpaling dari peribadahan kepada Allah dan memilih beribadah kepada thaghut. Ataupun umat yang beribadah kepada Allah namun tidak meninggalkan ibadah kepada selain-Nya.
  12. Ayat ini menunjukan bahwa di zaman ini hanya agama islam agama yang benar. Dikarena satu-satunya agama yang masih komitmen dengan ajaran tauhid berupa  peribadahan kepada Allah semata dan menjauhi thaghut adalah Islam.
  13. Ayat ini membantah propaganda kaum pluralis bahwa agama yahudi dan nashrani juga agama yang benar. Karena sama-sama dibawa oleh utusan Allah. Akan tetapi faktanya ajaran yahudi dan nashrani saat ini telah jauh menyimpang dari ajaran tauhid. Nashrani meyembah Isal Alaihisalam sementara Yahudi menyembah manusia yang mereka sebut sebagai anak tuhan

Demikian apa yang bisa saya utarakan pada tulisan ini. Kebenaran mutlak milik Allah semata. Adapun kesalahan pada yang terdapat dalam tulisan berasal dari saya dan godaan syaithan. Semoga bermanfaat bagi saya dan kaum muslimin. Alhamdulillah aladzi bi ni’matihi tatimus shalihaat.
Rahmat Ariza Putra
[1] Syarah ushul tsalasah. Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin Rahimahullahu hal 95
[2] At Tanbihaat Al Mukhtasarat. Syarah Al Wajibaat Al Mutahatimat hal 27
[3] Definisi yang diutarakan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullahu yang kami dapatkan dalam  dalam Syarah Aqidah Wasithiyah karya Syaikh Sholih Al Utsaimin hal 7
[4] Fathul Majid syarah kitab tauhid hal 19
[5] Tafsir Jalalain ta’liq Syaikh Shafiyurrahman Al Mubarakfurri Rahimahullahu. Surat An Nahl ayat 36
[6] Tafsir As Sa’di
[7] Disarikan dari sumber-sumber yang telah disebutkan sebelumnya

Praktik Baik "Pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam Inovasi Pembelajaran pada Tatap Muka Terbatas"

Pandemi masih melanda Negeri ini, Dunia Pendidikan ikut mendapat imbasnya. Sejah awal tahun 2020 Pembelajaran Tatap Muka berubah menjadi Pem...