Selamat Datang di Blog Pribadi Abdurahman "Semoga Bermanfaat"

Gambar Slide

Sabtu, 04 April 2015

Ungkapan Hati Seorang Pelajar

Sekolahku Rumah Keduaku (Goresan Hati Siswa)
By. Abdurahman, S.Pd.I

Rumah adalah tempat berteduh dari sengatan terik matahari, rumah adalah tempat berlindung dikala hujan turun, rumah adalah tempat beristirahat ketika lelah, dan rumah adalah tempat bermimpi indah tatkala mata tidak mampu lagi memandang problematika hidup yang beranekaragam.
Ayah, ibu, dan saudara adalah penghuni rumah yang dijadikan tempat pencurahan segala problem hidup yang dijalani sehari-hari. Kebahagiaan dan kesedihan pasti akan dialami oleh siapapun, maka keluargalah tempat berbagi kebahagiaan dan keluargalah tempat mencurahkan kesedihan.
Setiap orang pasti menginginkan rumahnya bersih, tumbuh pohon-pohon rindang disekelilingya yang mampu menyejukkan seluruh isi rumah dari gerah dan panasnya sinar matahari. Begitu juga aku! Aku hidup disebuah rumah kecil tapi luas dengan kegembiraan, luas dengan kebahagiaan, luas dengan kasih sayang kedua orang tua.
Aku hidup tidak hanya sebatas rumah dan keluargaku. Aku adalah seorang anak manusia yang sedang mencari jati diri dan menapaki suramnya kehidupan masa depan yang belum pasti. Masa depan yang masih dihalangi oleh waktu yang harus dilalui dengan penuh perjuangan.  
Aku adalah seorang siswa, yang separoh hariku kuhabiskan dirumah keduaku. Tempat dimana aku menuntut ilmu demi masa depanku, demi cita-citaku yang telah ku goreskan dalam harapanku.
Dirumah keduaku ini aku sandarkan segala impianku, segala harapanku, dan segala masa depanku. Masa depan yang akan menarikku menuju kepada kebahagiaan yang sebenarnya. karena aku yakin ditempat inilah aku akan mengetahui segala kemampuanku, segala minat dan bakatku sehingga aku mampu untuk menyalurkan segala kreatifitasku.
Dirumah keduaku ini, aku berteduh dari panasnya persaingan pendidikan dan berlindung dari hujan kebodohan, Serta tempat aku bersembunyi dari kejaran pengaruh perkembangan teknologi.
Dirumah keduaku ini, aku juga mengenal teman-teman yang sama-sama menyandarkan harapan masa depannya. Aku juga mengenal guru-guru yang menjadi panutan dan yang akan membimbingku dalam meraih masa depanku yang masih jauh. Aku mengenal lingkungan-lingkunganku, lingkungan dimana tempat aku mengetahui apa yang tidak aku ketahui, tempat aku mendewasakan diri ketika aku belum dewasa, tempat dimana aku menuntut ilmu untuk mengisi kekosongan dalam pikiranku. Itulah sekolahku rumah keduaku.
Untuk melengkapi goresan ini agar lebih menyentuh perasaan dan mengetuk suasana hati, ku tuangkan dalam bentuk bait-bait puisi yang indah berikut:
SEKOLAH  RUMAH KEDUAKU

Langkah pertamaku..

Langkah yang menuntunku meraih cita dan harapanku..
Ku sandang tasku dan ku rangkul bukuku..
Ku telusuri jalan panjang demi menggapaimu oh..sekolahku

Kau adalah rumah kedua bagiku
Tempatku berteduh dari panasnya persaingan pendidikan
Tempatku berlindung dari hujan kebodohan
Dan tempatku memperoleh benih pengetahuan
yang kemudian ku tanam di benakku
Agar menjadi ilmu yang berguna bagiku
Untuk masa depanku

Oh Sekolahku ..
Kau adalah tempat terindah bagiku
Tempatku berbagi canda tawa
Tempatku menenangkan diri dari semua kegundahan hati yang menyelimuti

Meskipun rupamu yang begitu kecil di mata orang
Tapi bagiku kau adalah gudang ilmu terluas yang pernah ku miliki
Meskipun wujudmu tak begitu indah bagi mereka
Tapi untukku kau adalah hal yang terindah yang menghiasi hidupku
Sekolahku rumah keduaku
Kau adalah harapanku ..
Kau adalah impianku..
Teduhi aku, lindungi aku, bimbingi aku untuk meraih cita-citaku

Praktik Baik "Pemanfaatan Portal Rumah Belajar dalam Inovasi Pembelajaran pada Tatap Muka Terbatas"

Pandemi masih melanda Negeri ini, Dunia Pendidikan ikut mendapat imbasnya. Sejah awal tahun 2020 Pembelajaran Tatap Muka berubah menjadi Pem...